Penasaran sama terompet malaikat Israfil? Yah sama dong. Ada berita yang mengejutkan nih kelompok ilmuwan tepatnya enam bulan lalu melakukan observasi atau pengamatan. Observasi atau pengamatan ini dipimpin sama Prof. Frank Steiner dari Universitas Ulm, Jerman. Observasi yang dilakukan adalah untuk mengetahui bentuk alam semesta (alam semesta lho! Inget seluruh alam). Banyak prediksi tentang bentuk alam semesta tapi masih harus dilakukan maka dari itu menggunakan sebuah peralatan canggih milik NASA yang bernama “Wilkinson Microwave Anisotropy Prob” (WMAP) para ilmuwan tersebut mendapat hal yang mencengangkan.
Lalu apa hubungannya dengan terompet malaikat Israfil????? Makanya nyimak lagi yah *gaya Syahrini*!
Menurut hasil penelitian tersebut alam semesta ini ternyata berbentuk seperti terompet *nganga*.
Kok bisa???? Pingin lebih detail lagi???? Baca lagi yah *gaya Syahrini*!
Bentuknya seperti terompet dikarmakan *maksud saya dikarnakan* pada bagian ujung belakang terompet (baca alam semesta) merupakan alam semesta yang tidak bisa diamati (unobservable), sedang bagian depan, di mana bumi dan seluruh sistem tata surya berada merupakan alam semesta yang masih mungkin untuk diamati (observable) (lihat gambar bentuk alam semesta dibawah).
Okey deh bagi kamu umat muslim silakan baca lebih lanjut dan bagi kau yang non muslim yang masih penasaran boleh baca juga kok!
Bentuk Alam Semesta
Di dalam kitab Tanbihul Ghofilin Jilid 1 hal. 60 ada sebuah hadits panjang yang menceritakan tentang kejadian kiamat yang pada bagian awalnya sangat menarik untuk dicermati.
Abu Hurairah ra berkata : Rasulullah saw bersabda :“Ketika Allah telah selesai menjadikan langit dan bumi, Allah menjadikan sangkakala (terompet) dan diserahkan kepada malaikat Isrofil, kemudian ia letakkan dimulutnya sambil melihat ke Arsy menantikan bilakah ia diperintah". Saya bertanya : “Ya Rasulullah apakah sangkakala itu?” Jawab Rasulullah : “Bagaikan tanduk dari cahaya.” Saya tanya : “Bagaimana besarnya?” Jawab Rasulullah : “Sangat besar bulatannya, demi Allah yang mengutusku sebagai Nabi, besar bulatannya itu seluas langit dan bumi, dan akan ditiup hingga tiga kali. Pertama : Nafkhatul faza’ (untuk menakutkan). Kedua : Nafkhatus sa’aq (untuk mematikan). Ketiga: Nafkhatul ba’ats (untuk menghidupkan kembali atau membangkitkan).”
Dalam hadits di atas disebutkan bahwa sangkakala atau terompet malaikat Isrofil itu bentuknya seperti tanduk dan terbuat dari cahaya. Ukuran bulatannya seluas langit dan bumi. Bentuk laksana tanduk mengingatkan kita pada terompet orang – orang jaman dahulu yang terbuat dari tanduk.
Kalimat seluas langit dan bumi dapat dipahami sebagai ukuran yang meliputi/mencakup seluruh wilayah langit (sebagai lambang alam tak nyata/ghoib) dan bumi (sebagai lambang alam nyata/syahadah). Atau dengan kata lain, bulatan terompet malaikat Isrofil itu melingkar membentang dari alam nyata hingga alam ghoib.
Jika keshohihan hadits di atas bisa dibuktikan dan data yang diperoleh lewat WMAP akurat dan bisa dipertanggungjawabkan maka bisa dipastikan bahwa kita ini bak rama – rama yang hidup di tengah – tengah kaldera gunung berapi paling aktif yang siap meletus kapan saja.
Dan Allah telah mengabarkan kedahsyatan terompet malaikat Isrofil itu dalam surah An Naml ayat 87 : “Dan pada hari ketika terompet di tiup, maka terkejutlah semua yang di langit dan semua yang di bumi kecuali mereka yang di kehendaki Allah. Dan mereka semua datang menghadapNya dengan merendahkan diri.”
Makhluk langit saja bisa terkejut apalagi makhluk bumi yang notabene jauh lebih lemah dan lebih kecil. Pada sambungan hadits di atas ada sedikit preview tentang seperti apa keterkejutan dan ketakutan makhluk bumi kelak.
“Pada saat tergoncangnya bumi, manusia bagaikan orang mabuk sehingga ibu yang mengandung gugur kandungannya, yang menyusui lupa pada bayinya, anak – anak jadi beruban dan setan – setan berlarian.”
Ada sebuah pertanyaan yang menggelitik, jika terompetnya saja sebesar itu, bagaimana dengan peniupnya dan bagaimana pula Sang Pencipta keduanya? Maha Besar Engkau Ya Allah, Allahu Akbar!
Jadi, setiap penemuan yang orang Y* yang sok tau lakukan malah akan membuat Allah semakin Maha Besar. Intinya manusia orang yang sok tau tapi Allah sang Maha Tau. Terimaksih yah buat yang sudah baca *gaya syahrini*
Sumber: http://yasirmaster.blogspot.com/2011/05/ilmuwan-berhasil-menemukan-letak.html
Minggu, 14 Agustus 2011
Terompet Malaikat Israfil Ditemukan ?!?
Langganan:
Posting Komentar (Atom)









0 komentar:
Posting Komentar